Langsung ke konten utama

Inilah DOA yang MUDAH DIKABULKAN oleh Allah SWT.

PERNAHKAH Anda berdoa? Dan apakah doa Anda senantiasa dikabulkan? Kalau tidak juga di kabulkan, apa alasannya?Berdoa merupakan sesuatu yang mutlak harus dilakukan oleh setiap hamba Allah. Manusia tidaklah memiliki daya dan upaya, kecuali daya dan upaya yang dikaruniakan Allah SWT kepadanya. Maka itulah mengapa pada setiap saat manusia senantiasa diwajibkan untuk berdoa. Tidak heran kalau Allah memberikan cap sombong kepada siapapun yang tak pernah berdoa. Padahal, walaupun tak pernah berdoa, toh apa pun yang dimilikinya(termasuk desahan nafas dan denyut jantungnya) semata-mata hanyalah pemberian Allah.

Tetapi, mungkin Anda pernah merasakan, sepertinya doa Anda sulit sekali terkabul. Apakah itu berarti benar-benar Allah tidak mengabulkan doa kita? Apakah itu berarti Allah itu pelit? Tunggu dulu ! Sesungguhnya, setiap doa manusia pasti dan mutlak di kabulkan Allah. Sebagaimana Janji-Nya dalam Al-Quran, ud’uni aztajib lakum (berdoalah, niscaya Aku Akan mengabulkan doamu). Hanya saja, mesti kita ketahui bahwa setidaknya ada empat cara Allah mengabulkan doa hamba-Nya.





Pertama, dikabulkan dengan tunai/kontan. Inilah pengabulan yang di harapkan setiap manusia. Ketika anda berdoa agar Anda dimudahkan rezeki,lalu tak lama setelah itu rizzki pun berdatangan dari dari arah yang tak di duga-duga, maka itu berarti Allah telah mengabulkan doa Anda dengan kontan. Begitupun dengan doa-doa yang lain ; kemudian Allah mengabulkan doa itu dengan segera, maka itulah yang disebut pengabulan secara kontan.

Kedua, dikabulkan dengan cara ditangguhkan. Malam ini Anda berdoa, belum tentu esok langsung dikabulkan. Seorang ABG berdoa agar cepat diberi pasangan hidup, mungkin baru dikabulkan setelah anak tersebut menginjak dewasa  beberapa tahun kemudian. Kita berdoa agar kita dikaruniai rizki yang banyak, mungkin tidak langsung di kabulkan pada saat itu juga. Mungkin beberapa bulan kemudian,atau bahkan beberapa tahun kemudian. Dan paling lambat doa yang dikabulkan dengan cara di tangguhkan, adalah diakhirat kelak. Doa mohon dimasukkan disurga, jelas tidak bisa dikabulkan didunia, tetapi diakhirat nanti.

Ketiga, dikabulkan dengan cara dialihkan kebentuk lain. Ini lah yang sering tidak kita sadari bahwa sesungguhnya doa kita sudah dikabulkan. Kita berdoa mohon dikaruniai sedan BMW, misalnya , sementara yang datang hanya lah sepeda BMW, itu berarti doa kita sudah dikabulkan; hanya saja dialihkan ke bentuk lain.

Kita minta di karuniai empat orang istri, sementara yang terjadi adalah kita di karuniai empat orang anak yang soleh-soleh; itu pun berarti doa kita sudah dikabulkan , tetapi dialihkan kebentuk lain. Kita berdoa mohon di karuniai banyak uang, tetapi yang kita terima adalah badan sehat sehingga tidak usah pergi kedokter, itu juga berarti. Doa kita sudah dikabulkan.

HIKMAH
Mengapa doa kita dialihkan kebentuk lain ? disini hanya Allah yang mengetahui rahasianya. Ketika kita minta dikaruniai sedan BMW misalnya, mungkin yang akan terjadi kemudian kita menjadi sombong dengan sedan itu. Berbeda dengan kalau hanya punya sepeda, rasa sombong pun sedikit banyak bisa di tekan. Ketika kita di karuniai empat orang istri, kalau doa seperti ini dikabulkan mungkin akan timbul banyak madharat. Mungkin saja kita menjadi tidak adil.
Mungkin saja kita akan menjadi puyeng karena keempat istri itu berantem terus . berbeda dengan di alihkan menjadi empat putra yang soleh, kita malah memperoleh kebahagiaan yang amat sangat . dalam hal ini, Allah maha mengetahui apa yang terbaik buat kita. Maka kita pun di beri yang terbaik menurut takaran-Nya .

Dan keempat, dikabulkan sebagai kifarat, yakni sebagai penebus dosa. Inilah cara pengabulan terhadap doa-doa orang yang gentar berbuat dosa, dosa besar maupun dosa kecil. Kalau anda gemar berbuat dosa walaupun setelah itu berdoa, maka sulit sekali doa Anda akan terkabul. Dosa adalah penghalang doa-doa . hanya ada keuntungannya sedikit, dengan sering berdoa. Dosa Anda sedikit demi sedikit terhapus, karena ditebus oleh doa Anda itu. Maka kesimpulannya, janganlah berbuat dosa atau maksiat apabila doa Anda ingin segera dikabulkan.

Berdasarkan uraian di atas, maka apabila kita berdoa, lalu doa itu sepertinya tidak dikabulkan (tidak dikabulkan dengan kontan) ,kemungkinannya hanya ada tiga. Mungkin saja doa Anda di tangguhkan karena kalau dikabulkan dengan segera, mungkin Anda belum siap dengan semua itu. Minta menjadi kaya mendadak mungkin tidak baik bagi Anda . misalnya, karena Anda sudah terbiasa hidup sederhana, setelah Anda menjadi kaya Anda justru merasa bingung sendiri. Dan Allah lebih tau akan hal ini, maka doa anda pun di tangguhkan pengabulnya.

Selanjutnya, mungkin doa Anda di alihkan ke doa lain menjadi kaya mendadak mungkin adalah hal yang berbahaya bagi Anda. Misalnya akan mendatangkan banyak perampok. Allah lebih mengetahui hal tersebut, maka ketika Anda meminta menjadi kaya men-dadak. Allah tidak mengabulkannya sesuai dengan permintaan Anda. Tetapi di alihkan, misalnya, tidak banyak hutang, badan menjadi sehat, dan lain sebagainya.


Yang terakhir, doa anda di kabulkan sebagai kifarat. Tinggal instropeksi diri saja , apakah Anda sering berbuat dosa? Kalau Anda sering berbuat dosa, maka jangan harap doa Anda bakal dikabulkan, baik dengan kontan, di tangguhkan, atau di alihkan kebentuk lain. Sekali lagi dosa-dosa adalah penghalang terkabulnya doa !




CAR,HOME DESIGN,HEALTH, LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah HADIST yang Lebih BERHARGA dari Sepenuh Bumi Berisi EMAS

Setiap amalan yang kita lakukan, pastinya akan mendapatkan balasan dari Allah, baik itu di dunia atau di akhirat kelak. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus berhati-hati dalam berperilaku karena akan dimintai pertanggungjawabannya atas semua itu.  Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang hakiki karena pada suatu saat nanti akan terjadi kiamat dimana segala yang ada di jagad raya ini akan hancur dan setiap makhluk akan mati.   Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akhirat dan Allah telah menyediakan dua tempat, yakni surga dan neraka. Setiap orang pasti tidak ingin masuk neraka dan menginginkan n 1 kmat di surga. Namun, untuk mendapatkannya, membutuhkan usaha yang harus dilakukan. Syarat pokok seseorang untuk masuk surga adalah amalan yang berkualitas dan berkuantitas. Hanya Allah yang mengetahui dimana kita akan masuk. Terlebih, bagi orang yang jarang melakukan amalan, maka ia hanya memiliki kesempatan kecil untuk masuk surga yang penuh dengan ken1kmatan itu. K...

Subhanallah, Menurut Penilitian Di Inggris Wanita Yang Berjilbab Memancarkan Citra Yang Positif

Sebuah survei terbaru telah menemukan bahwa wanita Muslim Inggris yang berjilbab memiliki body image yang lebih positif, hal ini kurang dipengaruhi oleh standar kecantikan seperti yang digambarkan dalam media dan tempat yang kurang mementingkan penampilan, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengenakan jilbab. “Secara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa perempuan yang memakai pakaian non-barat memiliki indeks lebih positif dibandingkan dengan wanita yang mengenakan pakaian Barat,” Dr Viren Swami, penulis utama dari British Journal of Psychology studi, mengatakan. Dilakukan pada 587 wanita Muslim antara umur 18 sampai 70 di London, penelitian ini menemukan bahwa sikap positif didorong oleh mengenakan jilbab Islam, bukan religiusitas. “Sementara kita tidak boleh beranggapan bahwa seorang wanita yang memakai jilbab kebal dari body image yang negatif, hasil ini tidak menunjukkan bahwa mengenakan jilbab dapat membantu beberapa ...

Manakah Yang Benar.. Tangan Dulu Ataukah Lutut Ketika Turun Sujud?

“Tangan dulu ataukah lutut saat turun hendak sujud?” Sebuah pertanyaan yang kadang masih menjadi sebuah perdebatan dalam pelaksanaan ibadah shalat adalah manakah yang mesti didahulukan,   Hal yang pertama mesti kita pahami adalah kedua tata cara tersebut diperbolehkan dalam ibadah shalat. Pembolehan tersebut didasarkan atas kesepakatan para ulama. Namun masih saja para ulama berselisih tentang manakah yang lebih utama dari keduanya. Ibnu Taimiyah berkata dalam kitab Majmu Al Fatawa: “Adapun shalat dengan kedua cara tersebut diperbolehkan dengan kesepakatan para ulama, kalau dia mau maka meletakkan kedua lutut sebelum kedua telapak tangan dan kalau mau maka meletakkan kedua telapak tangan sebelum kedua lutut, dan shalatnya sah pada kedua keadaan tersebut dengan kesepakatan para ulama. Hanya saja mereka berselisih pendapat tentang yang afdhal” Hal yang kedua adalah melihat dari kondisi masing-masing keadaan sehingga tidak bisa dikatakan meletakkan tangan dahulu lebih afdhal ataupun s...