Langsung ke konten utama

Keharusan Seorang perempuan Atau Istri Taat Kepada Suami, Para Istri Baca ini !

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, ‘Janganlah seorang berpuasa sedangkan suaminya ada bersamanya, kecuali dengan izin suaminya, dan janganlah memberi ijin seseorang untuk masuk kerumahnya kecuali dengan ijin dari suaminya, dan segala yang disedakahkan dari usaha suaminya tanpa diperintahkan, maka setengah pahalanya adalah bagi suaminya.”(HR. Muslim, 3/91).


Sakinahbersamamu.com


Larangan berpuasa tanpa izin suami yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah puasa sunah. Jadi, seorang istri dilarang menjalankan ibadah puasa sunnah kalau suaminya tidak mengijinkan. Begitu juga ia tidak boleh memasukan seorang ke dalam rumah tanpa izin dari suaminya.

Banyak pro-kontra mengenai keberadaan hadits tersebut. Namun, pro-kontra itu tidak menyangkut keshahihan atau status hadits yang bersangkutan, tetapi terkait dengan implementasinya. Ada yang berpendapat bahwa hadits tersebut sesungguhnya menjelaskan betapa pentingnya kepemimpinan seorang suami atas istri, sehingga ia berhak menentukan apakah istri diijinkan melakukan ibadah sunnah (puasa sunnah) atau tidak. Kalau tidak diijinkan maka istri harus patuh atas keputusan suami.


Selain itu, ada juga yang menilai hadits ini sebagai informasi yang menjelaskan tentang bearnya tanggung jawab seorang suami sehingga ia dapat memutuskan apakah istrinya boleh melakukan ibadah sunnah atau tidak. Namun, hadits ini juga memberikan pelajaran kepada para istri bahwa mereka wajib patuh atas kepemimpinan suaminya.

Ada juga yang memahami hadits tersebut sebagaimana maknanya yang tersurat. Mereka meminta restu pada suami ketika hendak melakukan puasa sunnah dan tidak mau menerima tamu sebelum benar-benar mendapatkan izin dari suaminya.

Namun demikian, kita tidak bisa menklaim mana pemahaman yang paling benar diantara keduanya. Sejauh makna tersurat dan substansi dari hadits tersebut dijalankan dengan baik, maka hasilnya juga sama-sama bernilai kebaikan bagi Anda. 

Sumber reportase.viva.net



CAR,HOME DESIGN,HEALTH, LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah HADIST yang Lebih BERHARGA dari Sepenuh Bumi Berisi EMAS

Setiap amalan yang kita lakukan, pastinya akan mendapatkan balasan dari Allah, baik itu di dunia atau di akhirat kelak. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus berhati-hati dalam berperilaku karena akan dimintai pertanggungjawabannya atas semua itu.  Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang hakiki karena pada suatu saat nanti akan terjadi kiamat dimana segala yang ada di jagad raya ini akan hancur dan setiap makhluk akan mati.   Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akhirat dan Allah telah menyediakan dua tempat, yakni surga dan neraka. Setiap orang pasti tidak ingin masuk neraka dan menginginkan n 1 kmat di surga. Namun, untuk mendapatkannya, membutuhkan usaha yang harus dilakukan. Syarat pokok seseorang untuk masuk surga adalah amalan yang berkualitas dan berkuantitas. Hanya Allah yang mengetahui dimana kita akan masuk. Terlebih, bagi orang yang jarang melakukan amalan, maka ia hanya memiliki kesempatan kecil untuk masuk surga yang penuh dengan ken1kmatan itu. K...

Subhanallah, Menurut Penilitian Di Inggris Wanita Yang Berjilbab Memancarkan Citra Yang Positif

Sebuah survei terbaru telah menemukan bahwa wanita Muslim Inggris yang berjilbab memiliki body image yang lebih positif, hal ini kurang dipengaruhi oleh standar kecantikan seperti yang digambarkan dalam media dan tempat yang kurang mementingkan penampilan, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengenakan jilbab. “Secara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa perempuan yang memakai pakaian non-barat memiliki indeks lebih positif dibandingkan dengan wanita yang mengenakan pakaian Barat,” Dr Viren Swami, penulis utama dari British Journal of Psychology studi, mengatakan. Dilakukan pada 587 wanita Muslim antara umur 18 sampai 70 di London, penelitian ini menemukan bahwa sikap positif didorong oleh mengenakan jilbab Islam, bukan religiusitas. “Sementara kita tidak boleh beranggapan bahwa seorang wanita yang memakai jilbab kebal dari body image yang negatif, hasil ini tidak menunjukkan bahwa mengenakan jilbab dapat membantu beberapa ...

Manakah Yang Benar.. Tangan Dulu Ataukah Lutut Ketika Turun Sujud?

“Tangan dulu ataukah lutut saat turun hendak sujud?” Sebuah pertanyaan yang kadang masih menjadi sebuah perdebatan dalam pelaksanaan ibadah shalat adalah manakah yang mesti didahulukan,   Hal yang pertama mesti kita pahami adalah kedua tata cara tersebut diperbolehkan dalam ibadah shalat. Pembolehan tersebut didasarkan atas kesepakatan para ulama. Namun masih saja para ulama berselisih tentang manakah yang lebih utama dari keduanya. Ibnu Taimiyah berkata dalam kitab Majmu Al Fatawa: “Adapun shalat dengan kedua cara tersebut diperbolehkan dengan kesepakatan para ulama, kalau dia mau maka meletakkan kedua lutut sebelum kedua telapak tangan dan kalau mau maka meletakkan kedua telapak tangan sebelum kedua lutut, dan shalatnya sah pada kedua keadaan tersebut dengan kesepakatan para ulama. Hanya saja mereka berselisih pendapat tentang yang afdhal” Hal yang kedua adalah melihat dari kondisi masing-masing keadaan sehingga tidak bisa dikatakan meletakkan tangan dahulu lebih afdhal ataupun s...