Langsung ke konten utama

Sedekah Tanpa Uang yang Bisa Dilakukan Sejak Pagi

Beramal tak selamanya harus mengeluarkan harta benda. Hal ini membuat tidak ada alasan lagi untuk orang miskin enggan untuk bersedekah karena mereka tidak perlu mengeluarkan uang. Sungguh Allah selalu memberi kemudahan bagi setiap umat-Nya untuk beramal baik.

Sedekah Tanpa Uang yang Bisa Dilakukan Sejak Pagi

Terdapat beberapa amalan baik yang bisa kita lakukan tanpa mengurangi sedikit pun harta benda kita. Hal ini pernah disampaikan oleh Rasulullah, yakni:

1. Menyebar salam
Islam menganjurkan pada setiap umat-Nya untuk saling mengucapkan salam saat bertemu dengan sesama muslim. Mengucapkan salam adalah sunnah tapi menjawab salam adalah wajib bagi kita. Inilah adab memberi dan menjawab salam. Sekarang ini banyak anak muda yang menggunakan sosmed hanya untuk update status galau. Mengganti kebiasaan itu dengan menyebarkan salam akan lebih baik. Tapi, niatkan dalam hati ucapan salam sebagai sedekah agar memperoleh pahala sedekah juga.

2. Tersenyum
Sebuah hadits menjelaskan bahwa tersenyum pada saudara merupakan suatu sedekah. Amalan ini adalah ibadah yang paling mudah dilakukan pada orang sekitar. Wajah akan terlihat manis jika seseorang sedang tersenyum. Maka hindarilah wajah yang merengut hanya karena suatu masalah yang kecil. Tersenyum pada semua orang, baik itu tetangga, teman, ataupun orang yang tidak kenal sekalipun akan memperluas silaturahmi. Mungkin beberapa orang menganggap remeh akan manfaat dari senyum. Sesungguhnya, keceriaan dalam senyum dapat menularkan semangat pada orang lain. Inilah keutamaan senyum menurut Islam yang dapat bernilai sebagai ibadah dan dapat menyebar kebahagiaan bagi setiap orang.

3. Menyingkirkan penghalang di jalanan seperti paku
Jalanan adalah tempat yang sering dilewati oleh banyak orang. Jalan yang mulus akan membuat kita terasa nyaman. Penghalang di jalanan akan mengganggu kita, bahkan bisa menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, jika kita melihat penghalang di jalanan, seperti paku, batu, atau yang lainnya, maka lebih baik jika kita mengambil penghalang itu untuk disingkirkan ke pinggir jalan agar tidak mengganggu perjalanan orang lain. Apabila kita melakukan hal ini dengan ikhlas maka akan terhitung sebagai sedekah. Inilah menyingkirkan penghalang di jalan menurut Islam.

4. Berbagi makanan
Sarapan adalah hal yang penting untuk mengawali pagi kita. Namun, tak semua orang menyempatkan diri untuk sarapan. Apabila kita memiliki teman yang jarang sarapan karena tidak memiliki waktu ataupun uang, maka kita bisa berbagi makanan dengan teman sebagai sedekah. Selain itu, bisa juga kita dengan sengaja membelikan makanan ringan untuk satpam saat masuk kantor. Meskipun kelihatannya sepele, hal ini akan membuat senang orang tersebut.

5. Berhub*ngan suami 1stri
Salah satu tujuan dari pernikahan adalah meneruskan keturunan. Untuk mencapai tujuan itu, maka pasangan suami istri harus melakukan hub*ngan int1m. Namun, hal ini seharusnya tidak hanya digunakan sebagai pelampiasan sy4hwat atau sekedar ekspresi cinta, tetapi juga sebagai sedekah atau ibadah. Sebuah hadits menjelaskan sebaiknya ketika melakukan hub*ngan int1m maka niatkanlah seperti sedekah. Hub*ngan suami 1stri dalam islam InsyaAllah akan mendapatkan ridho dari Allah. Oleh karena itu, kita tidak perlu melakukan ibadah tanpa mengeluarkan uang sedikit pun.

Sebagai seorang muslim, kita harus tahu sejumlah ibadah yang bisa kita lakukan tanpa mengeluarkan harta benda. Hal ini dilakukan agar kita tetap bisa beribadah meskipun tak memiliki uang.



CAR,HOME DESIGN,HEALTH, LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah HADIST yang Lebih BERHARGA dari Sepenuh Bumi Berisi EMAS

Setiap amalan yang kita lakukan, pastinya akan mendapatkan balasan dari Allah, baik itu di dunia atau di akhirat kelak. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus berhati-hati dalam berperilaku karena akan dimintai pertanggungjawabannya atas semua itu.  Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang hakiki karena pada suatu saat nanti akan terjadi kiamat dimana segala yang ada di jagad raya ini akan hancur dan setiap makhluk akan mati.   Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akhirat dan Allah telah menyediakan dua tempat, yakni surga dan neraka. Setiap orang pasti tidak ingin masuk neraka dan menginginkan n 1 kmat di surga. Namun, untuk mendapatkannya, membutuhkan usaha yang harus dilakukan. Syarat pokok seseorang untuk masuk surga adalah amalan yang berkualitas dan berkuantitas. Hanya Allah yang mengetahui dimana kita akan masuk. Terlebih, bagi orang yang jarang melakukan amalan, maka ia hanya memiliki kesempatan kecil untuk masuk surga yang penuh dengan ken1kmatan itu. K...

Subhanallah, Menurut Penilitian Di Inggris Wanita Yang Berjilbab Memancarkan Citra Yang Positif

Sebuah survei terbaru telah menemukan bahwa wanita Muslim Inggris yang berjilbab memiliki body image yang lebih positif, hal ini kurang dipengaruhi oleh standar kecantikan seperti yang digambarkan dalam media dan tempat yang kurang mementingkan penampilan, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengenakan jilbab. “Secara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa perempuan yang memakai pakaian non-barat memiliki indeks lebih positif dibandingkan dengan wanita yang mengenakan pakaian Barat,” Dr Viren Swami, penulis utama dari British Journal of Psychology studi, mengatakan. Dilakukan pada 587 wanita Muslim antara umur 18 sampai 70 di London, penelitian ini menemukan bahwa sikap positif didorong oleh mengenakan jilbab Islam, bukan religiusitas. “Sementara kita tidak boleh beranggapan bahwa seorang wanita yang memakai jilbab kebal dari body image yang negatif, hasil ini tidak menunjukkan bahwa mengenakan jilbab dapat membantu beberapa ...

Manakah Yang Benar.. Tangan Dulu Ataukah Lutut Ketika Turun Sujud?

“Tangan dulu ataukah lutut saat turun hendak sujud?” Sebuah pertanyaan yang kadang masih menjadi sebuah perdebatan dalam pelaksanaan ibadah shalat adalah manakah yang mesti didahulukan,   Hal yang pertama mesti kita pahami adalah kedua tata cara tersebut diperbolehkan dalam ibadah shalat. Pembolehan tersebut didasarkan atas kesepakatan para ulama. Namun masih saja para ulama berselisih tentang manakah yang lebih utama dari keduanya. Ibnu Taimiyah berkata dalam kitab Majmu Al Fatawa: “Adapun shalat dengan kedua cara tersebut diperbolehkan dengan kesepakatan para ulama, kalau dia mau maka meletakkan kedua lutut sebelum kedua telapak tangan dan kalau mau maka meletakkan kedua telapak tangan sebelum kedua lutut, dan shalatnya sah pada kedua keadaan tersebut dengan kesepakatan para ulama. Hanya saja mereka berselisih pendapat tentang yang afdhal” Hal yang kedua adalah melihat dari kondisi masing-masing keadaan sehingga tidak bisa dikatakan meletakkan tangan dahulu lebih afdhal ataupun s...