Langsung ke konten utama

MASYA ALLAH!!! Orang Ini Menjadi SUKSES Karena Sedekah Dua Lembar Lima Ribuan.

KISAH ini menceritakan tentang sedekah dua lembar uang lima ribuan yang dilakukan oleh seseorang dengan tulus pada saat dia sendiri sedang dalam kondisi sangat membutuhkan uang itu. Kisah yang terjadi pada masa yang namanya krisis moneter, dan dia baru saja terkena dampak krisis itu. Masa setelah lengsernya Presiden Suharto. Dimana pada saat itu perekonomian baru saja terpuruk. Pengangguran dan PHK sedang begitu gencarnya, kejahatan sedang merajalela.

Tersebutlah sebuah keluarga dengan dua orang anak. Sang suami terpaksa berhenti dari pekerjaannya karena tempatnya bekerja (perusahaan sablon) bangkrut. Simpanannya sudah habis untuk keperluan sehari-hari. Bahkan sekarang untuk makan dan biaya sekolah anak-anaknya sang istri harus menghutang tetangganya.

 Sedekah Dua Lembar Lima Ribuan

Suatu hari lelaki itu pergi keluar rumah dengan niat mencari pekerjaan. Akan tetapi hingga tengah hari tidak menghasilkan apa yang diharapkan. Ia berhenti di sebuah masjid dan menunaikan sholat dhuhur. Setelah itu dia melanjutkan perjalanan.

Perutnya sudah sangat lapar. Dia bermaksud pergi ke warung. Tetapi niatnya digagalkan demi melihat seorang tua renta yang meminta-minta dihadapannya. Di dompetnya hanya ada dua lembar uang masing-masing lima ribuan. Satu lembar diberikannya kepada pengemis itu.

“Ini buat makan ya pak….” Dia memberikan satu lembar uang lima ribuannya. Uang yang rencananya untuk makan siang. Uangnya tinggal tersisa lima ribu rupiah.
Dia berpikir, sisa uangnya masih cukup untuk membeli nasi. Niat yang tadi tertunda rupanya tertunda lagi karena tiba-tiba ada seorang tua renta yang mengendarai sepeda onthel (sepeda angin) terserempet mobil di depan matanya. Dia berusaha menolongnya karena mobil yang menyerempetnya melarikan diri. Sepedanya rusak.

Dengan tulus dia membawa orang tersebut dan sepedanya ke bengkel terdekat. Lagi-lagi dia berada dalam posisi yang sangat sulit, satu sisi perut lapar dan perih tapi di sisi lain ada orang yang lebih membutuhkan. Dia harus membantu perbaikan sepeda orang tersebut karena kebetulan bapak tua tadi tidak mempunyai ongkos untuk memperbaikinya.

Dia pulang ke rumah dengan tanpa membawa hasil apapun, melainkan perut kosong dan perih, tetapi hal itu diterima dengan lapang dada. Dia masih berharap, Allah SWT memberikan jalan baginya. Keadaan itu berjalan berbulan-bulan hingga barang-barang di rumah sudah habis terjual.

Malam itu dia tidak bisa tidur, Pikirannya menerawang kemana-mana. Satu persatu teman-temannya sewaktu SMA dulu terlintas di benaknya. Tiba-tiba ingatanya tertahan pada teman karibnya dulu, dimanakah dia sekarang? Apakah hidunya sudah mapan? Teman karibnya itu tergolong mampu, buktinya dia sempat melanjutkan ke bangku kuliah dan dia sendiri tertahan karena keterbatasan keuangan orang tuanya waktu itu.

Allah SWT memang Maha Besar, tanpa disangka-sangka sahabat karib yang sempat terlintas di lamunannya kemarin malam tiba-tiba bertamu kerumahnya. Belakangan diketahui teman karibnya itu sudah menjadi ketua sebuah partai di Jawa Tengah.

Berawal dari saling menceritakan pengalaman hidupnya itu maka diapun diminta temannya itu untuk membuat umbul-umbul dan bendera dalam jumlah ribuan lembar. Jumlah yang sangat besar dibandingkan sewaktu dia masih menjadi karyawan perusahaan sablon dulu tempat bekerja.

“Ada apakah ini?” pikirnya. “Apakah Allah SWT mendengar doa-doaku?”
Dengan cek senilai Rp50 juta rupiah untuk modal yang diberikan teman karibnya itu, dia sendiri masih bingung cara memakainya, maklum baru sekali ini melihat yang namanya cek. Minimal kegalauanya tentang modal awal dari pesanan yang begitu banyak sudah ada jalan keluar.

Semenjak itulah dia mulai bekerja secara mandiri. Bahkan sekarang sudah memiliki gudang dan karyawan sampai 25 orang untuk menangani begitu banyaknya order. Ketika ada orang bertanya, apa yang menyebabkanmu menjadi sukses dalam dunia sablon? dengan sederhana dia menjawab, “Menurut saya karena dua lembar uang lima ribuan, satu lembar untuk peminta-minta yang sedang lapar dan lembar yang kedua untuk seseorang yang perlu perbaikan sepeda.”

“Saya mengatakan itu ya karena kenyataanya seperti itu, pada waktu itu barang-barang di rumah sudah habis dijual untuk menyambung hidup, tapi keinginan bertemu dengan sahabat karib SMA dulu kok tahu-tahu dia sudah bertandang ke rumah. Tidak ada akibat tanpa sebab. Saya yakin dengan sedekah, apalagi sedekah pada saat kita sendiri lagi susah, bersedekah ketika miskin sangat bernilai di mata Alloh SWT, tetapi bersedekah pada saat lapang seperti sekarang ini jangan ditinggalkan,” ujarnya lagi.  [Dikutip dari: “Kun Fayakun”/karya: Ust. Yusuf Mansur]


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muslimah Jangan Abaikan!!!Saat Mengenakan Hijab Syar'i, Waspadalah Jerat Iblis Dalam Hijab Syar'i mu...

Alhamdulillah... Seperti kita ketahui bersama, hijab syar'i kini mulai semarak dan mulai menjadi trend. Ini adalah kebaikan dan kemuliaan.  Tapi setan, gak mau ketinggalan... Dia' terus berusaha tetap menyesatkan walau hijab sudah syar'i , setan menumbuhkan semangat di hati para muslimah untuk mengoleksi hijab syar'i dengan berbagai mode. Serta membuatnya lupa dengan semangat memperbaiki akhlaq. Setan, menjeratnya dengan senang menumpuk~ numpuk pakaian dan mengurangi sedekahnya. Setan terus menumbuhkan semangatnya untuk tampil cantik dan syar'i, namun melupakan diri untuk menambah ilmu agama . Belum puas dengan itu, setan menyemangati agar para wanita yang berhijab syar'i untuk hadir di majelis-majelis ta'lim dengan tujuan memamerkan koleksi hijab syar'i miliknya. Setan pun semakin senang, karena wanita muslimah sudah melupakan ilmu tawadhu dan kesederhanaan . Hijabnya memang syar'i tapi, mahalnya gak ketulungan... Wanita muslimah pun menabung ...

Masya Allah, Ini Manfaat Luar Biasa Berpegangan Tangan bagi Suami-Istri

Jika Anda salah satu orang yang berpikir bahwa memegang tangan adalah sesuatu yang sangat sederhana dan tak berarti, rutinitas yang membosankan dan tidak romantis, pikirkanlah lagi! Sudah waktunya Anda untuk berhenti mencemaskan soal kasih sayang secara umum, sebaliknya, mulailah belajar cara memegang tangan pasangan halal Anda! Memegang tangan, jika dilakukan dengan benar, dapat menambah dimensi baru dari keintiman dan gairah asmara Anda. Ada banyak ide romantis untuk mengubah persepsi bahwa memegang tangan si cinta bisa menjadi suatu hal yang penting dalam berumah tangga.   Secara medis, kebiasaan kecil ini ternyata bisa memicu reaksi kimia dalam pikiran kita yang membuat kita merasa dicintai, bahagia, dirawat, dan dihormati. Hari-hari ini, komunikasi non-verbal yang satu ini sangat penting untuk memahami perilaku manusia. Memegang tangan adalah salah satu cara mendasar yang akan berdampak positif pada kehidupan kita. Ketika kita pegang tangan pasangan halal kita, sa...

Senyum Itu Ibadah Plus Sehat

Senyum, Cara Sehat Yang Mudah Plus Ibadah. Senyum adalah ibadah yang sangat mudah. Senyum dapat dilakukan siapa saja. Dalam ajaran Islam, senyum memiliki posisi yang setara dengan bersedekah. Sabda Rasulullah SAW: "Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah." (HR Tirmidzi dan Abu Dzar). Manfaat lain yang kita dapat yakni  senyum dapat membuka pintu untuk menjalin komunikasi yang baik. Maka sembonyan 3S (senyum, salam, sapa) selalu meletakkan senyum di awal adalah bukti bahwa senyum adalah kunci menjalin komunikasi yang selanjutnya berbuah pundi-pundi rizki. Namun ternyata senyum juga punya banyak manfaat untuk kesehatan.  Berikut manfaat yang didapatkan ketika Anda senyum. 1. Senyum Setara Joging.   Senyum yang kemudian juga Ketawa sebanyak 100 kali per hari memiliki manfaat kardiovaskular, yakni sama seperti melakuka...