Langsung ke konten utama

SAAT ISTRI SEDANG MENG4NDUNG" APA BENAR SUAMI DILARANG UNTUK MEMBU*NUH HEWAN !! BERIKUT PENJELASAN ILMIAHNYA

Waktu istri h4mil atau meng4ndung, sebagai suami yang bijak bakal senantiasa melindungi istrinya. Dari mulai makanan yang dikonsumsi hingga lewat cara memperlakukan istrinya.

Ditulis Eberita. org, banyak orangtua yang menyampaikan mitos-mitos yg tidak bisa dilakukan serta bisa dikerjakan oleh wanita h4mil atau suami yang istrinya sedang h4mil.

Salah satunya yaitu mitos tidak bisa membu*nuh hewan waktu istri h4mil, lantaran bila suami membu*nuh hewan waktu istrinya h4mil, jadi anak yang tengah dik4ndungnya itu bakal cacat waktu lahir.
Umpamanya saat istrinya tengah h4mil, suami membu*nuh ular, jadi kulit anaknya lahir bakal bersisik seperti ular.

Bahkan juga suami menebang pohon si istri bakal marah lantaran tuturnya ada kontak batin ke perutnya si bayi bergerak, Apakah benar? Sekali lagi ini hanya mitos, bisa diakui serta dapat tidak. Semuanya bergantung pemikiran Anda.

Lantaran menurut riset yang dikerjakan oleh beberapa pakar, dengan cara genetika tak ada hubungan pada membu*nuh hewan dengan kel4hiran anak. Cacat serta tidaknya anak bergantung bagaimana perawatan ibu waktu h4mil.

Bila ibu senantiasa konsumsi makanan junk food, konsumsi alk*oh0l serta ro*k0k, jadi peluang anak yang dilahirkan juga bakal cacat.

Diluar itu, saat ibu tak alami steres akibat ketakutan dengan anak yang dilahirkan, jadi cacat pada anak juga tidak akan berlangsung. Lantaran semuanya yang dipikirkan serta ditakutkan, besar kemungkinan bakal berlangsung.

Begitu halnya str3s istri yang suaminya membu*nuh hewan, makin stres istrinya jadi bakal berlangsung apa yang ditakutkannya itu.

Membu*nuh hewan tanpa ada alasan yang pasti, memanglah salah serta berdosa walau istri tengah tak h4mil.

Tetapi, saat membu*nuh hewan dengan alasan yang pasti seperti bakal konsumsi dagingnya serta dibarengi niat yang baik, jadi semuanya bakal baik-baik saja.

Daging hewan yang bakal dikonsumsi itu juga bakal bermanfaat untuk badan. Walau istrinya tengah h4mil. Cacat atau tidaknya anak yang lahir bukanlah lantaran hewan yang dibu*nuh suami atau ibuh4mil, tetapi lantaran aspek lain.

Seperti kelainan gen, gaya hidup ibu h4mil yg tidak baik atau yang lain.

Disamping itu diambil dari pernyataan Ustadz Ammi Nur Baits Dewan Pembina KonsultasiSyariah memutus membu*nuh hewan waktu istri h4mil, ia tak merasakan dalil yang melarang beberapa suami untuk membu*nuh atau menyembelih binatang waktu istrinya h4mil.

Dia juga tak pernah mengkaitkan pada aksi membu*nuh binatang dengan keh4milan istri. Walau sebenarnya kita begitu meyakini, banyak istri teman dekat yang h4mil bertepatang dengan Idul Adha.

Andaikata menyembelih binatang dapat punya pengaruh jelek pada j4nin, pasti Nabi Muhammad SAW kan mengingatkannya.

 " Kita miliki aturan, yakini suatu hal sebagai sebab pada suatu hal yang lain, walau sebenarnya tak mempunyai hubung4n sebab-akibat, baik dengan cara ilmiah ataupun syariah jadi termasuk juga perbuatan syirik kecil " katanya

Dalam soal ini, orang yang berkeyakinan, membu*nuh binatang waktu istri h4mil dapat mengakibatkan j4nin cacat, dihadapkan pada dua tantangan :

Pertama, apakah ini dapat dibuktikan dengan cara ilmiah? Apakah info pakar genetika atau pengetahuan berkaitan yang lain yang dengan cara ilmiah menerangkan hubung4n sekian?

Bila tak, kita beralih pada tantangan ke-2, apakah dalil yang shahih, baik dari Alquran ataupun hadis yang menerangkan hal itu?

Bila ke-2 tantangan ini tak tercukupi, bermakna mitos itu sekalipun tak dapat dibuktikan dengan cara ilmiah, serta meyakini termasuk juga syirik kecil.

Serta butuh Anda ingat baik-baik, walau kekeliruan ini termasuk juga syirik kecil, namun dosanya begitu besar. Karenanya, selekasnya tinggalkan kepercayaan ini. 

CAR,HOME DESIGN,HEALTH, LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,

AR
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah HADIST yang Lebih BERHARGA dari Sepenuh Bumi Berisi EMAS

Setiap amalan yang kita lakukan, pastinya akan mendapatkan balasan dari Allah, baik itu di dunia atau di akhirat kelak. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus berhati-hati dalam berperilaku karena akan dimintai pertanggungjawabannya atas semua itu.  Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang hakiki karena pada suatu saat nanti akan terjadi kiamat dimana segala yang ada di jagad raya ini akan hancur dan setiap makhluk akan mati.   Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akhirat dan Allah telah menyediakan dua tempat, yakni surga dan neraka. Setiap orang pasti tidak ingin masuk neraka dan menginginkan n 1 kmat di surga. Namun, untuk mendapatkannya, membutuhkan usaha yang harus dilakukan. Syarat pokok seseorang untuk masuk surga adalah amalan yang berkualitas dan berkuantitas. Hanya Allah yang mengetahui dimana kita akan masuk. Terlebih, bagi orang yang jarang melakukan amalan, maka ia hanya memiliki kesempatan kecil untuk masuk surga yang penuh dengan ken1kmatan itu. K...

Subhanallah, Menurut Penilitian Di Inggris Wanita Yang Berjilbab Memancarkan Citra Yang Positif

Sebuah survei terbaru telah menemukan bahwa wanita Muslim Inggris yang berjilbab memiliki body image yang lebih positif, hal ini kurang dipengaruhi oleh standar kecantikan seperti yang digambarkan dalam media dan tempat yang kurang mementingkan penampilan, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengenakan jilbab. “Secara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa perempuan yang memakai pakaian non-barat memiliki indeks lebih positif dibandingkan dengan wanita yang mengenakan pakaian Barat,” Dr Viren Swami, penulis utama dari British Journal of Psychology studi, mengatakan. Dilakukan pada 587 wanita Muslim antara umur 18 sampai 70 di London, penelitian ini menemukan bahwa sikap positif didorong oleh mengenakan jilbab Islam, bukan religiusitas. “Sementara kita tidak boleh beranggapan bahwa seorang wanita yang memakai jilbab kebal dari body image yang negatif, hasil ini tidak menunjukkan bahwa mengenakan jilbab dapat membantu beberapa ...

Manakah Yang Benar.. Tangan Dulu Ataukah Lutut Ketika Turun Sujud?

“Tangan dulu ataukah lutut saat turun hendak sujud?” Sebuah pertanyaan yang kadang masih menjadi sebuah perdebatan dalam pelaksanaan ibadah shalat adalah manakah yang mesti didahulukan,   Hal yang pertama mesti kita pahami adalah kedua tata cara tersebut diperbolehkan dalam ibadah shalat. Pembolehan tersebut didasarkan atas kesepakatan para ulama. Namun masih saja para ulama berselisih tentang manakah yang lebih utama dari keduanya. Ibnu Taimiyah berkata dalam kitab Majmu Al Fatawa: “Adapun shalat dengan kedua cara tersebut diperbolehkan dengan kesepakatan para ulama, kalau dia mau maka meletakkan kedua lutut sebelum kedua telapak tangan dan kalau mau maka meletakkan kedua telapak tangan sebelum kedua lutut, dan shalatnya sah pada kedua keadaan tersebut dengan kesepakatan para ulama. Hanya saja mereka berselisih pendapat tentang yang afdhal” Hal yang kedua adalah melihat dari kondisi masing-masing keadaan sehingga tidak bisa dikatakan meletakkan tangan dahulu lebih afdhal ataupun s...