Langsung ke konten utama

Subhanallah..Betapa Mulianya Keutamaan Bagi Manusia Yang Meluangkan Waktu Menjenguk Sesamanya Yang Sedang Sakit...Berikut Penjelasannya

Nyatanya amalan itu yaitu menjenguk orang yang sakit. Tindakan ini berkesan simpel, manusia menyisikan sedikit waktunya untuk melhat saudara atau kerabatnya yang tengah sakit. Tetapi, nyatanya hal semacam ini mempunyai keutamaan yang begitu besar. Sejumlah 70 ribu malaikat akan mendoakan kebaikannya dan beristigfar serta memohon ampun untuk manusia tersebut . 
Tindakan menjenguk orang sakit ini adalah satu diantara bentuk ksaih sayang pada sesaman manusia. Hal semacam ini akan berdampak baik pada psikologis orang yang menderita sakit. Hingga akan menumbuhkan sikap optimis orang yang sakit serta akan berdampak pada kesembuhan mereka. 
“Tidaklah seorang muslim yang menjenguk muslim yang lain di pagi hari kecuali ada 70 ribu malaikat yang mendoakannya sampai sore hari. Dan jika menjenguknya di sore hari, ada 70 ribu malaikat yang mendoakannya sampai pagi, serta baginya satu kebun di surga. ” (HR. Al-Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Tirmidzi).

Siapa jenguk orang sakit pada pagi hari, duduk disebelahnya menghiburnya, mendoakan kesembuhan untuk dia, jadi 70 ribu malaikat memohon ampunan untuknya hingga tiba waktu sore. Amalan ringan namun mempunyai keutamaan yang begitu besar. Ini lantaran orang tadi menunjukkan karakter rahmat (kasih sayang) pada sesamanya hingga Allah juga limpahkan rahmat-Nya kepadanya. 

Dari Jabir bin Abdillah, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Siapa yang mejenguk orang sakit, ia selalu dalam naungan rahmat hingga duduk. Jadi jika ia duduk, ia terbenam ke dalamnya. ” (HR. Ahmad. Dishahihkan Al-Albani dalam al-Silsilah al-Shahihah, no. 2504) 

Karakter mulia ini masuk dalam keumuman sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam 
“Orang-orang yang penyayang pasti akan disayangi juga oleh ar-Rahman (Allah). Jadi sayangilah masyarakat bumi pasti penghuni langit juga akan menyayangi kalian. ” (HR. Ahmad) 
Doa serta istigfar dari malaikat ini adalah kasih sayang mereka pada manusia. Istighfar beberapa malaikat lebih kuat dikabulkan lantaran mereka mendoakan dari tempat yg tidak diliat serta tak di ketahui manusia yang didoakannya. Serta doa semaca ini, dalam hadits shahih, lebih kuat dikabulkan. Ini tak lain, lantaran malaikat lihat dosa-dosa yang dikerjakan manusia serta mereka juga paham dampak tidak baik akibat dari dosa-dosa itu. 

Hingga istighfar untuk kaum mukminin yang lebih dulu mereka lakukan, lalu doa-doa kebaikan untuk mereka. 
Hal semacam ini pasti tidak sama dengan manusia, yang jarang mendoakan sesamanya, bahkan juga doa yang terlontar kadang-kadang justru beberapa hal buruk yang ditujukan pada sesaman manusia. 

Bahkan juga, kadang-kadang, ada orang yang tega mendoakan keburukan pada dirinya, istrinya, anaknya, dan hartanya



CAR,HOME DESIGN,HEALTH, LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah HADIST yang Lebih BERHARGA dari Sepenuh Bumi Berisi EMAS

Setiap amalan yang kita lakukan, pastinya akan mendapatkan balasan dari Allah, baik itu di dunia atau di akhirat kelak. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus berhati-hati dalam berperilaku karena akan dimintai pertanggungjawabannya atas semua itu.  Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang hakiki karena pada suatu saat nanti akan terjadi kiamat dimana segala yang ada di jagad raya ini akan hancur dan setiap makhluk akan mati.   Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akhirat dan Allah telah menyediakan dua tempat, yakni surga dan neraka. Setiap orang pasti tidak ingin masuk neraka dan menginginkan n 1 kmat di surga. Namun, untuk mendapatkannya, membutuhkan usaha yang harus dilakukan. Syarat pokok seseorang untuk masuk surga adalah amalan yang berkualitas dan berkuantitas. Hanya Allah yang mengetahui dimana kita akan masuk. Terlebih, bagi orang yang jarang melakukan amalan, maka ia hanya memiliki kesempatan kecil untuk masuk surga yang penuh dengan ken1kmatan itu. K...

Subhanallah, Menurut Penilitian Di Inggris Wanita Yang Berjilbab Memancarkan Citra Yang Positif

Sebuah survei terbaru telah menemukan bahwa wanita Muslim Inggris yang berjilbab memiliki body image yang lebih positif, hal ini kurang dipengaruhi oleh standar kecantikan seperti yang digambarkan dalam media dan tempat yang kurang mementingkan penampilan, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengenakan jilbab. “Secara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa perempuan yang memakai pakaian non-barat memiliki indeks lebih positif dibandingkan dengan wanita yang mengenakan pakaian Barat,” Dr Viren Swami, penulis utama dari British Journal of Psychology studi, mengatakan. Dilakukan pada 587 wanita Muslim antara umur 18 sampai 70 di London, penelitian ini menemukan bahwa sikap positif didorong oleh mengenakan jilbab Islam, bukan religiusitas. “Sementara kita tidak boleh beranggapan bahwa seorang wanita yang memakai jilbab kebal dari body image yang negatif, hasil ini tidak menunjukkan bahwa mengenakan jilbab dapat membantu beberapa ...

Manakah Yang Benar.. Tangan Dulu Ataukah Lutut Ketika Turun Sujud?

“Tangan dulu ataukah lutut saat turun hendak sujud?” Sebuah pertanyaan yang kadang masih menjadi sebuah perdebatan dalam pelaksanaan ibadah shalat adalah manakah yang mesti didahulukan,   Hal yang pertama mesti kita pahami adalah kedua tata cara tersebut diperbolehkan dalam ibadah shalat. Pembolehan tersebut didasarkan atas kesepakatan para ulama. Namun masih saja para ulama berselisih tentang manakah yang lebih utama dari keduanya. Ibnu Taimiyah berkata dalam kitab Majmu Al Fatawa: “Adapun shalat dengan kedua cara tersebut diperbolehkan dengan kesepakatan para ulama, kalau dia mau maka meletakkan kedua lutut sebelum kedua telapak tangan dan kalau mau maka meletakkan kedua telapak tangan sebelum kedua lutut, dan shalatnya sah pada kedua keadaan tersebut dengan kesepakatan para ulama. Hanya saja mereka berselisih pendapat tentang yang afdhal” Hal yang kedua adalah melihat dari kondisi masing-masing keadaan sehingga tidak bisa dikatakan meletakkan tangan dahulu lebih afdhal ataupun s...