Langsung ke konten utama

Wajib Baca !!! Bolehkan Seorang Istri Berhutang, Tanpa Sepengetahuan Suami...???

Sahabat pernahkah berutang tanpa sepengetahuan suami? Umpamanya credit panci, credit baju, credit tas, atau benar-benar berutang uang pada orang lain tanpa di ketahui suami? Sesungguhnya, bolehkah seorang istri berutang tanpa sepengetahuan suaminya? 

Jawabannya tentu saja bisa sangat bervariasi bergantung keadaan, umpamanya berapakah besar uang yang dipinjam, serta untuk kepentingan apa sang istri berutang. Selain itu, perlu juga di perhatikan apakah saat berutang sang istri mempergunakan barang sebagai jaminan? Bila ya, barang milik siapakah yang dipergunakan sebagai jaminan? 
Bila jumlah utang cukup kecil dan masih dapat diakukan sendiri oleh istri, contoh hanya sekadar utang sayur-mayur, utang baju yang dapat dicicil bulanan, atau utang peralatan dapur yang murah meriah, mungkin saja tidak perlu memberi tahu suami pun tidak masalah, terlebih bila karakter suami tidak mau repot dengan masalah sepele. 

Walau demikian bila jumlah utang meraih angka yang cukup signifikan, terlebih hingga harus menjaminkan suatu hal, umpamanya surat tanah, BPKB kendaraan, serta barang itu adalah aset punya suami atau punya bersama antara suami istri, maka telah sepatutnya istri memohon izin terlebih dahulu pada suami ketika hendak mengagunkan aset tersebut . 

Bagaimana pun bila terjadi suatu hal yang membuat istri tidak dapat melunasi utang, maka meskipun suami tidak berkewajiban melunasi utang istri, tetapi dapat di pastikan suami akan ikut bertanggungjawab terhadap utang yang dimiliki sang istri. 

Oleh karenanya, untuk beberapa istri, camkanlah bahwa begitu perlu melindungi diri dari jeratan utang! Terlebih saat ini utang tidak cuma untuk keperluan riil tetapi sudah dijadikan pola hidup. 
Tidak cuma dalam membeli kendaraan maupun rumah, bahkan juga semua type barang juga dapat dicicil, dari mulai gadget, make-up, dan yang lain. Hal semacam ini terlihat sepele, tetapi sesungguhnya sangat beresiko lantaran bila utang sudah jadi pola hidup, akan merasuk sebagai karakter diri yang berbentuk boros atau mubazir, na’udzubillah min dzalik.


CAR,HOME DESIGN,HEALTH, LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah HADIST yang Lebih BERHARGA dari Sepenuh Bumi Berisi EMAS

Setiap amalan yang kita lakukan, pastinya akan mendapatkan balasan dari Allah, baik itu di dunia atau di akhirat kelak. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus berhati-hati dalam berperilaku karena akan dimintai pertanggungjawabannya atas semua itu.  Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang hakiki karena pada suatu saat nanti akan terjadi kiamat dimana segala yang ada di jagad raya ini akan hancur dan setiap makhluk akan mati.   Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akhirat dan Allah telah menyediakan dua tempat, yakni surga dan neraka. Setiap orang pasti tidak ingin masuk neraka dan menginginkan n 1 kmat di surga. Namun, untuk mendapatkannya, membutuhkan usaha yang harus dilakukan. Syarat pokok seseorang untuk masuk surga adalah amalan yang berkualitas dan berkuantitas. Hanya Allah yang mengetahui dimana kita akan masuk. Terlebih, bagi orang yang jarang melakukan amalan, maka ia hanya memiliki kesempatan kecil untuk masuk surga yang penuh dengan ken1kmatan itu. K...

Subhanallah, Menurut Penilitian Di Inggris Wanita Yang Berjilbab Memancarkan Citra Yang Positif

Sebuah survei terbaru telah menemukan bahwa wanita Muslim Inggris yang berjilbab memiliki body image yang lebih positif, hal ini kurang dipengaruhi oleh standar kecantikan seperti yang digambarkan dalam media dan tempat yang kurang mementingkan penampilan, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengenakan jilbab. “Secara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa perempuan yang memakai pakaian non-barat memiliki indeks lebih positif dibandingkan dengan wanita yang mengenakan pakaian Barat,” Dr Viren Swami, penulis utama dari British Journal of Psychology studi, mengatakan. Dilakukan pada 587 wanita Muslim antara umur 18 sampai 70 di London, penelitian ini menemukan bahwa sikap positif didorong oleh mengenakan jilbab Islam, bukan religiusitas. “Sementara kita tidak boleh beranggapan bahwa seorang wanita yang memakai jilbab kebal dari body image yang negatif, hasil ini tidak menunjukkan bahwa mengenakan jilbab dapat membantu beberapa ...

Manakah Yang Benar.. Tangan Dulu Ataukah Lutut Ketika Turun Sujud?

“Tangan dulu ataukah lutut saat turun hendak sujud?” Sebuah pertanyaan yang kadang masih menjadi sebuah perdebatan dalam pelaksanaan ibadah shalat adalah manakah yang mesti didahulukan,   Hal yang pertama mesti kita pahami adalah kedua tata cara tersebut diperbolehkan dalam ibadah shalat. Pembolehan tersebut didasarkan atas kesepakatan para ulama. Namun masih saja para ulama berselisih tentang manakah yang lebih utama dari keduanya. Ibnu Taimiyah berkata dalam kitab Majmu Al Fatawa: “Adapun shalat dengan kedua cara tersebut diperbolehkan dengan kesepakatan para ulama, kalau dia mau maka meletakkan kedua lutut sebelum kedua telapak tangan dan kalau mau maka meletakkan kedua telapak tangan sebelum kedua lutut, dan shalatnya sah pada kedua keadaan tersebut dengan kesepakatan para ulama. Hanya saja mereka berselisih pendapat tentang yang afdhal” Hal yang kedua adalah melihat dari kondisi masing-masing keadaan sehingga tidak bisa dikatakan meletakkan tangan dahulu lebih afdhal ataupun s...