Langsung ke konten utama

Wajib Baca !!! Inilah Kalimat Terlarang Diucapkan Ketika Berdoa

Berdoa merupakan aktivitas spiritual seorang hamba untuk meminta sesuatu kepada yang pencipta. Bagi umat Islam, berdoa biasa dilaksanakan usai pelaksanaan salat baik wajib maupun sunnah.
Sebelum berdoa, umat Islam terbiasa melantunkan pujia-pujian terhadap Allah melalui kalimat dzikir. Setelah itu, barulah memanjatkan apa yang menjadi keinginannya agar dikabulkan Allah. Ternyata berdoa tidak sebatas berdzikir lalu meminta.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8_HJ0ZUnRBWGXE5CdcXzruDpkplUNygM3RnT1XdEBvkfuwI0JCDvjGtjCAG1597cXopATdwViwElVOEuyeRZov85GXZoXTaMY7xwgF2ZeWLxuylUzPyjeRMbLP6oaTWGIklDJtrux80A/s1600/inilah-kalimat-terlarang-diucapkan-ketika-berdoa.jpg 

Lebih dari  itu, ada adab yang mengaturnya. Ternyata ada kalimat terlarang yang tidak boleh diucapkan ketika sedang memohon kepada Allah ini. Rasulullah menjelaskan kalimat ini sering diucapkan namun sebenarnya tidak diperbolehkan. Apa kalimat terlarang tersebut?
Ternyata kalimat ini sering diucapkan oleh sebagian umat Islam saat berdoa. Bahkan beberapa diantaranya menganggap baik menggunakan kalimat ini. Karena memang, sepintas seperti tidak ada yang salah dengan kalimat tersebut.

Namun ternyata, Rasulullah SAW lebih mengetahui kehendak Allah dibanding kita. Melalui Nabi Muhammad SAW, Allah SWT menyampaikan bahwa kalimat ini tidak disukai-Nya dan umat dilarang mengucapkan ketika berdoa.

Adalah kalimat “Ya Allah jika Engkau berkenan maka berilah aku (isi permohonan)”, “Ya Allah (isi permohonan) jika Engkau berkenan”  yang menjadi kalimat terlarang ketika berdoa. Sepintas tidak ada yang salah bukan?

Bahkan beberapa diantara kita mungkin sering mengucapkannya usai salat. Kalimat ini terkesan lembut dan tidak memaksa Allah dalam berdoa ketika meminta. Namun ternyata tidak diperbolehkan diucapkan ketika berdoa. Hadist tentang penjelasan ini diriwayatkan   Bukhari yang artinya:

“Apabila salah seorang dari kalian berdoa, hendaklah ia sungguh-sungguh dalam memohon dan janganlah ia mengucapkan, ‘Ya Allah jika Engkau berkenan maka berilah aku.’ Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya” (HR. Bukhari)

“Janganlah kalian mengucapkan ‘Ya Allah ampunilan aku jika Engkau berkenan. Ya Allah rahmatilah aku jika Engkau berkenan’. Tapi hendaknya ia sungguh-sungguh dalam memohon karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya” (HR. Bukhari)

Seorang ahli tafsir, Ibnu Abdil Barr menjelaskan tentang hadist tersebut. Menurutnya tidak ada yang dapat memaksa Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah hanya melakukan apa yang dikehendaki-Nya. Allah hanya mengabulkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kalimat  ini dianggap tidak berdasar sebab Allah hanya melakukan apa yang dikehendaki-Nya. Ibnu Abdil Barr bahkan mengatakan bahwa ucapan ini hukumnya haram ketika berdoa. Sedangkan Imam Nawawi berpendapat bahwa hukumnya adalah makruh. Allah SWT maha mengetahui Ilmu pengetahun. (infoyunik/akhwatindonesia)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah HADIST yang Lebih BERHARGA dari Sepenuh Bumi Berisi EMAS

Setiap amalan yang kita lakukan, pastinya akan mendapatkan balasan dari Allah, baik itu di dunia atau di akhirat kelak. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus berhati-hati dalam berperilaku karena akan dimintai pertanggungjawabannya atas semua itu.  Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang hakiki karena pada suatu saat nanti akan terjadi kiamat dimana segala yang ada di jagad raya ini akan hancur dan setiap makhluk akan mati.   Kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akhirat dan Allah telah menyediakan dua tempat, yakni surga dan neraka. Setiap orang pasti tidak ingin masuk neraka dan menginginkan n 1 kmat di surga. Namun, untuk mendapatkannya, membutuhkan usaha yang harus dilakukan. Syarat pokok seseorang untuk masuk surga adalah amalan yang berkualitas dan berkuantitas. Hanya Allah yang mengetahui dimana kita akan masuk. Terlebih, bagi orang yang jarang melakukan amalan, maka ia hanya memiliki kesempatan kecil untuk masuk surga yang penuh dengan ken1kmatan itu. K...

Subhanallah, Menurut Penilitian Di Inggris Wanita Yang Berjilbab Memancarkan Citra Yang Positif

Sebuah survei terbaru telah menemukan bahwa wanita Muslim Inggris yang berjilbab memiliki body image yang lebih positif, hal ini kurang dipengaruhi oleh standar kecantikan seperti yang digambarkan dalam media dan tempat yang kurang mementingkan penampilan, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengenakan jilbab. “Secara keseluruhan, hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa perempuan yang memakai pakaian non-barat memiliki indeks lebih positif dibandingkan dengan wanita yang mengenakan pakaian Barat,” Dr Viren Swami, penulis utama dari British Journal of Psychology studi, mengatakan. Dilakukan pada 587 wanita Muslim antara umur 18 sampai 70 di London, penelitian ini menemukan bahwa sikap positif didorong oleh mengenakan jilbab Islam, bukan religiusitas. “Sementara kita tidak boleh beranggapan bahwa seorang wanita yang memakai jilbab kebal dari body image yang negatif, hasil ini tidak menunjukkan bahwa mengenakan jilbab dapat membantu beberapa ...

Inilah Keutamaan Shalat Sunnah Yang Belum Banyak Orang Tahu...

Shalat sunnah adalah shalat yang dilakukan diluar shalat fardu. Dalam fiqih ada banyak macam shalat sunnah. Seperti shalat rawatib, shalat dhuha, shalat tahajud, shalat hajat, dan shalat istikharah. Shalat-shalat tersebut hukumnya sunnah, yang melakukan mendapat pahala dan tidak berdosa jika ditinggalkan. Menyempatkan diri melakukan shalat sunnah merupakan suatu kebaikan (plus) bagi seorang Muslimah yang merindukan rahmat Allah. Misalnya, shalat tahajud yang dilakukan dimalam hari, saat banyak orang terlelap tidur. Keutamaannya disebutkan oleh Rasulullah Saw., "Sesungguhnya di surga terdapat kamar yang luarnya dapat terlihat dari dalam nya dapat terlihat dari luarnya." Kemudian, ada seorang Badui berdiri lantas bertanya, "Kepada siapa (kamar tersebut) wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Bagi orang yang berkata baik, memberi makan (di antaranya lewat zakat, pen.), rajin berpuasa, shalat karena Allah dimalam hari di saat manusia sedang terlelap tidur" (HR T...